Penyalahgunaan Makin Marak, FIAN Komitmen Berantas Narkoba


Jakarta, 14 Oktober 2019

Semakin meningkatnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) di Indonesia membuat sejumlah kalangan menyatakan perang melawan narkoba. Kelompok masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan narkoba di Indonesia pun terus bertambah. Satu lagi organisasi yang memiliki kepedulian terhadap pemberantasan narkoba terbentuk.

Sebuah organisasi bernama ‘Forum Indonesia Anti Narkoba’ (FIAN) melaksanakan pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) pada Minggu (13/10), bertempat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta. FIAN diketuai oleh Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc yang juga sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan. Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Ketua Umum FIAN, Hariyono, dan Sekretaris Jenderal Esther Gehl serta sejumlah jajaran pengurus FIAN lainnya yang baru saja dilantik.

Ketua Umum FIAN, Eka Jusup Singka, mengatakan pelantikan pengurus ini sebagai langkah awal perjuangan mereka dalam hal pencegahan penyalahgunaan Narkoba yang dilaksanakan oleh komponen masyarakat yang terorganisasi dalam nama FIAN.

“FIAN berkomitmen turut mendukung pemerintah untuk memberantas Narkoba di Indonesia. Kami menyadari kekhawatiran publik akan makin maraknya penyalahgunaan Narkoba ini. Untuk itulah kami hadir,” kata Eka usai melantik pengurus DPP FIAN.

Turut hadir pada acara tersebut Direktur RSKO dr. Azhar Jaya, MARS. Menurut Eka, RSKO Jakarta selama ini telah banyak mendukung pelaksanaan kegiatan pemberantasan narkoba untuk masyarakat. RSKO tidak hanya melakukan upaya rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkoba tetapi juga pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat di berbagai kesempatan.

FIAN yang memiliki semboyan ‘Menjalin Kasih Tanpa Stigma’ ini bersama RSKO Jakarta akan menjalin kerjasama terutama dalam hal pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

Dari hasil survei yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2018, menunjukkan bahwa terdapat 2,3 juta pelajar atau mahasiswa di Indonesia yang pernah mengonsumsi narkotika. Angka ini setara dengan 3,2?ri populasi kelompok tersebut.

BNN menyebut saat ini ada tiga pihak yang menjadi perhatian dalam mencegah penyebaran konsumsi narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa. Ketiganya adalah lingkungan keluarga, tempat belajar, dan masyarakat.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (AM).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM.

 

Sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id

KEMENKES QUOTES

Latest Videos

Latest News

Program

Photo Flickr